SULUK - Titipan Allah

Daftar Isi [Tampilkan]
Semua yang kita miliki hanyalah titipan dari Allah SWT, jadi kita tidak berhak sama sekali untuk protes, marah marah, dan mengatakan Allah tidak adil ketika ada sesuatu yang ada dalam diri kita diambil olehnya, entah apapun itu bentuknya.
Kita sudah bekerja keras, namun hasilnya tidak sebaik kerja keras kita? Maka tidak masalah, hasil itu milik Allah dan mungkin memang kita belum dititipkannya saja.
Dan segala yang sudah dititipkan olehNya kepada kita, sudah seharusnya digunakan dalam hal kebaikan, karena apa yang sudah Allah titipkan kepada kita adalah sebuah fasilitas yang diberikan untuk kita jadikan sebagai ladang pahala ketika kita menggunakannya dalam kebaikan, apalagi jika kita bisa memaksimalkannya.
Kita dititipi akal untuk berfikir, maka berfikir yang baik dan benar juga berusaha untuk memecahkan sebuah permasalahan dengan langkah-langkah yang benar dan sesuai apa yang Allah inginkan adalah ladang pahala kita, dan itu semua kita lakukan dengan akal yang Allah titipkan kepada kita, ingat ya, dititipkan, bukan diberikan.
Jadi kalau kita punya kekurangan fisik, yaitu tidak punya akal, maka memang kita tidak dititipi itu oleh Allah.
Jangan bersedih, juga jangan merasa haknya tidak dipenuhi oleh Allah, ya karena memang itu semua hanyalah titipan.
Lain cerita dengan orang yang diberikan akal yang baik, akan tetapi tidak menggunakannya pada apa apa yang Allah perbolehkan, dan sebaliknya, malah menggunakan untuk hal-hal yang Allah larang, itu mah namanya sebuah kegeblekan.
Atau kita ganti deh contohnya, bukan akal tapi tangan.
Lebih mudah dimengerti, kan?
Nah ketika kita sudah mengatahui hal seperti ini, maka akan sangat disayangkan jika kita malah menggunakan apa apa yang ‘hanya dititipkan’ oleh Allah ini untuk sesuatu yang tidak ada manfaatnya sama sekali, atau bahkan membawa kehancuran kepada diri kita sendiri, lha wong titipan itu adalah ‘fasilitas’ yang Allah berikan untuk lebih mudah dalam berbuat kebaikan kok, lah malah kita gunakan untuk keburukan, naudzubillah kita sampai menggunakannya untuk hal hal yang membuat Allah marah.
Kegambar kan ya gimana gebleknya saya?

Post a Comment

0 Comments